Hentikan disini saja.
Luruh
Bersimpuh. Kata terluka. Jiwa tersodet nafsu lawamah
Kesemua nya berhimpun gesekkan dawai paling penting dalam sejarah
Teronggok nista dari sekian episode maksiat yang menyerapah
Kakinya bungkuk dan kelu jua sang lidah

Hentikan disini saja
Ribuan kilometer kaki melangkah
Jutaan huruf yang mendaras tasbih dan tahmid semua nya membasah
Hanya untuk mengejar armada orang-orang yang digesa maghfirah
Hanya untuk mengejar perjalanan tiada berpenghujung di sisa waktu manusia
Wahai engkau
Termangu bisu
Diammu menunggu
Yang tak pernah datang memanggilmu kecuali nafsu

Aaaaah !!!!!
Orang-Orang yang bertaubat
Kesini jua akhirnya. Terantuk munajat dengan mata sembab membasah
Kali ini ia menunggu di ujung darmaga
Tak bertuan
Tak berwaktu !