Shalat Shubuh

Di pembaringan, terbujur lemah seorang tak berdaya

Sebongkah selimut membebani punggungnya

Dan syaithan menari riang di atasnya

Kala bangkit, tersibak semua diam dan misteri hening

Dalam qira’ah, shubuh itu bergelimang doa, berlimpah cahaya

Semua keheningan terpecah menjadi butiran harapan di awal pagi

 

Merangkak seorang hamba mengejar iqamat

Seolah merangkak lari dari kejaran jilatan api neraka menyala

Tidak ada yang lebih mahal di dunia ini, selain qunut shubuh demikian mesra

Hanyut dalam buaian mereka yang berdiri tegak siap menantang awal mentari

 

Hingga dhuha, beranjak perlahan

Hingga Shubuh itu masih banyak yang tertinggal di ujung jalan

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s