Berhenti Sejenak

Saat aku harus diam

Berhenti

Mempertanyakan perjalanan dan petanya

Di senja yang menguning

Lembayung maghrib mendekap mesra dan bening

 

Saat kita memang harus berhenti

Untuk diam dan istighfar

Menyesali pemandangan terlewatkan

Menghela sakit, lalu kembali berjalan

 

Istighfarmu Istighfarku

Mohon belas kasihan pada Yang Maha Pengasih

Peta separoh terbakar

Cuaca gelap dan hujan

Mata tersamar oleh kabut

Kaki tersodet oleh paku

 

Kita memang harus berhenti

Sudah lupakah dengan janji-janji ?

Sudah sadarkah dari mimpi-mimpi

Atau tak punya apapun untuk dibagi

Selain nurani ??

 

 

Bogor

1 muharam 1432 H

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s