Hujan Sore Ini

Hujan sore ini

Selepas raja siang memanggang kulit bumi

Kala penat siang hari mencapai titik jenuh tertinggi

Serentak hujan kaburkan, visi kerontang dan akal yang tandus

Hujan sore ini

Masih berkeringat di kamar ini

Gemuruh halilintar disambar gemercik hujan

Aku menghitung dalam perlahan tengah-tengah kesunyian

Semua hutangku padaMu

Bau Tanah melekat di pekarangan rumah

Sela-sela hujan sore hari

Aku menghitung perlahan dalam kesendirian

Semua rahmatMu,yang walau kuyakini hitungan kalkulatorku

Tak lagi persisi di sisi Lauhul MahfuzMu !!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s