Diawali dengan sebuah pertanyaan.. ..

Saudaraku, kalau saja ada yang bertanya, siapakah orang yang paling berbahagia hidupnya di dunia ini?

Insya ALLAH, orang dimaksud tidak lain adalah orang2 yang beriman.

Saudaraku, meskipun seolah-olah, mungkn saja terlihat dari luar, orang2 yang beriman begitu berjuang dengan gigihnya. Mungkin juga, cobaan, entah itu cobaan yang berupa nikmat atau ujian, datang silih berganti. Tanggung jawab amanah yang demikian besar. Pengorbanan. Dan sebagainya.. ..Sebenarnya, tidak menjadi sebuah masalah bagi mereka yang beriman.

Hati mereka dan jiwa mereka, meski dihadapkan pada situasi yang semacam itu, tetap terasa damai, bahagia, bagaikan di taman bunga. Karena, pemahamaannya terhadap Islam dan akidah yang lurus disertai keikhlasan, kemudian hal ini menghadirkan sebuah cara pandang dan berfikir khas orang-orang yang beriman, yakni “kemamapuan melihat kebaikan atau keindahan di dalam segala hal” disertai perasaan syukur dan sabar.

Mereka yang beriman, akan tahu hakikat sebenarnya dari cobaan atau ujian. Bahwasanya ALLAH tidak akan memeberi ujian melebihi batas kemampaun hambaNya. Selain itu, bahwa sesudah kesulitan, maka akan datang kemudahan. Terlebih pertolongan ALLAH itu dekat dan ALLAH-lah sebaik-baik pengabul doa dari hamba2Nya.

Saya yakin, inilah yang telah membuat Rasulullah memuji kaum yang beriman, bahwa dalam setiap keadaan, pasti menunjukkan kebaikan. Di saat dicoba dengan ujian mereka bersabar. Ketika dihadapkan pada nikmat, mereka bersyukur.

Memang indah untuk bisa menjadi orang2 yang beriman dengan cara pandang mereka yang khas tersebut. Dan, juga, akan begitu indah bisa bersama dan berada di antara orang2 yang beriman tsb. Saling mendukung, mengingatkan, menjaga, mengokohkan, dsb. Ukhuwah Islamiyah.

Maka benarlah apa yang difirmankan ALLAH:

” Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah…”(Q.S. Ali Imran:110)

Ya, memang orang beriman-lah dan yang ikhlas-lah yang bisa merasakan kebahagiaan hakiki. Sebuah kebahagian sebagai buah atas mengenal ALLAH dan dekat dengan-Nya.

Ya, ujian adalah sunnatullah. Namun, insyaALLAH, dengan pemahaan khas orang2 yang beriman, (atas izin ALLAH) maka semuanya akan dimudahkan dan terasa indah.

Wallhu ‘alam bi shawab ^_^ !

nb: sebuah surat dari seoarang sahabat saya, Akhina Ardiansyah Selo Yudha, Komsat Depok Jaksel FoSSEI ….Syukran wal Jazakallah Ya Akhiii alal taujih minkum

.

__,_._,___