Tag

Meledakkan Kesabaran

sabar dan sholat tu penting ManBersama segenggam kesabaran yang alirkan aliran sungai kebesaran ,Bagaikana induk dari segala kejayaan namun mendasar ke lubuk nurani pejuang di jalan panjang yang sunyi ini .Kesabaran tiada lagi diperbuat tatkala sgala lobi menemui kebuntuan dan tiada lagi diperbuat tatkala masalah kian rumit dan kompleks dan banyak orang disini telah gerah melihatmu dengan wajah yang selalu murung , kerana murung takkan menutup persoalan malah semakin menambah tumpukkan persoalan .

Kesabaran menjadi jawaban yang realistis sekaligus idealnya memang demikian .Kesabaran merupakan sejauh mana daya tahan seorang muslim menghadapi beban psikologis terhadap nilai-nilai idealism yang ia usung untuk mengakhiri tiap langkah kezaliman .maka kesabaran adalah penopangnya bahklan sebelum butiran ikhlas itu sendiri yang menjiwai tiap rangka suatu gagasan untuk kemudian diperjuangkan

Seandainya ia seorang pria , kata salah seorang sahabat Rasulullah SAW , tentulah ia adalah seorang pria yang terhormat . demikian agung arti kesabaran dari awal mendasari tiap langkah perjuangan dengan sebukit resiko di hadapannya lalu ia terangkai dan tersambung dengan syukur sebagai pengundang nikmat , agar nikmat kian barokah , sedang barokah berarti bertambahnya nilai kebaikan dalam tiap kejadian yang terekam dalam banyak fenomena dan lintasan perjalanan seorang hamba atau baroakh yang di dalamnya terangkum aneka harapan dan akhirnya berakhir dengan kebaikan .

Maka tak ada yang menyesal , mereka yang telah meledakkan kesabaran dalam relung nurani mereka tatkala perjuangan kehidupan kian kompleks dengan ujian , tatkala segala lobi telah menemui kebuntuan atau secara tak terduga beruntun kondisi penuh dilematis .Karena hidup telah sempurna dengan utuhnya sabar saat musibah melanda serta syukur yang menggenapi kepingan-kepingan kenikmatan.

Maka tak ada yang menyesal , mereka yang telah mereguk kesabaran dari sepanjang penyakit kehidupan dan segala jenis ujian menerpa , kerana di balik rasa sakit dan kecewa , dibalik tangisan mendera atau keringat bercucuran dengan tugas belum juga selesai ketika telah mendekati deadline lalu ia berhasil menenangkan gelombang ketakutannya dengan meledakkan kesabaran yang menumbangkan egoisme dirinya sendiri bersama doa malam yang tersandar di sepertiga malam nan sunyi , atau bersama kesejukan dhuha yang melengkapi hangatnya mentari pagi .

Sejatinya kesabaran takkan mampu berdiri melainkan berakar dari kesejukan shalat yang membasuh panas serta berdebunya wajah-wajah saat dzuhur , atau rehat saat ashar hingga keindahan berjamaah bersama mendirikan shalat Maghrib dan Isya .lalu kembali menjemput shubuh dengan kemilau barokahnya namun yang demikian terasa berat jua(QS.2:45) , berat tuk bergegas melangkah mwenuju masjid tatkala azan telah menyapa, berat meninggalkan kasur dan selimut tatkala shubuh tiba.

Maka beristigfar…lah kawan….di tiap jejak-jejak kehidupan yang kian rumit dan terpuruk dalam banyak masalah dilematis , beristigfarlah kawan ….agar muara hati jiwamu kian subur bersama ampunan Allah dan rezeki dari arah tak terduga atau keluarga shalih yang mengelilingi dirimu , sahabat-sahabat yang bersaudara denganmu bukanlah mereka yang mempunyai hubungan keluarga atau darah , sahabat yang sama sekali datang kepadamu dengan ketulusan bersaudara kerana Allah .

Dan ledakan kesabaran itulah mendasari tiap langkah emosionalmu bergerak teratur menuju terbitnya keikhlasan .lalu memuncratkan gairah baru di hari-hari gemuruh dengan hingar bingar kehidupan lalu berganti dengan semangat yang takkan padam .Semangat melupakan kesilapan dan mengelapnya kembali memurnikan niat awal , mengapa ia berkuliah , mengapa ia berada di kampus ini, dan hendak kemana selepas ia kuliah .karena bagi seorang muslim , hari-hari yang berarti dan dapat dinikmati adalah hari ini ia hidup dan berjalan lalu hanya pada hari itulah ia akan mempersembahkan 24 jam waktunya di jalan yang bermanfaat serta menyibukkan diri dengan hal yang berguna lalu di antara sela-sela kesibukan yang padat , ia sandarkan segala rangkuman letih dan gelisahnya dalam munajat seusai sholat fardhu dan nafilah .

Munajat yang memantik keberanian dan kesabaran lalu bergegas semangat kembali terbit disertai keikhlasan niat yang mengontrolnya .