Lebih terjerumusnya langkah tubuh yang bermandikan dosa menuju kesempitan hidup tentang sejumlah fenomena yang ku luput dari mencatatnya , atau segelintir tragedy menyapa silih berganti tiap lubuk jiwa pemuda , ahk kadang masih jua lalai dalam menunaikan hakNya , sementara di luar sana hari-hari berganti dengan peluru dan darah , di luar sana entah berapa juta pemuda terkontanminasi dengan pemikiran syubhat , entah berapa juta ummat islam tertindas kuku –kuku tajam konspirasi dunia ketika zionisme mengkangkangi dunia . disini kumpulan harokah islam beradu argument , jatuhkan antara yang satu dengan yang lain di sebuah pojok kelas masih ada selalu tikaman-tikaman bernafas dalam balutan diskusi . Namun pena ini , Demi Allah Yang Maha Agung lagi Maha Perkasa , takkan lelah di cabar jua tuduhan yang datang.

 Telunjuk sejumlah orang yang merasa terancam kebathilanya terkuak ,pena yang mencatat bersama butiran bashirah-bashirah nurani memandang dunia tidak dengan senjata tumpul pemuja nafsu syahwat mendekalarasikan gerakan syahwat meredeka , pena kecil berlari-lari kecil di hamparan luas nbuku harian dan bertumpuk buku-buku menutupi pemdangan .dan Alhamdulillah yang kunantikan telah tiba walau kupahami hari-hari kuliah terciptalah pertarungan kecil antara tugas-tugas kuliah lalu persiapan menjelang UAS dengan Proyek-proyek klecil yang berkesinambungan menuju perubahan besar hanya saja ia haruslah membutuhkan stamina fisik yang kuat untuk menghadapi sebuah fase atau marhalah dalam jiwa pemuda yang menentukan arah kiblat peradaban umat manusia dalam sejarah .Sanggupkah ia keluar sebagai pahlawan yang dalam bukunya Anis Matta “Mencari Pahlawan Indonesia “ Hanya Saja apabila kebaikan dan kekuatan menjelma matahari yang menerangi kehidupan , atau purnama yang merubaha malam jadi indah , atau mata air yang menghilangkan dahaga maka ia dikenang baik sebaik jasa-jasanya , sekuat nafasnya berkorban untuk yang dicintainya dalam ingatan kolektif masyarakat atau sejarah

Sungguh lintasan era ini tengah terduduk agak tegang menyaksikan lalu lalang isu-isu perubahan mulai Malaysia yang baru saha menyelenggarakan Pemilihan Raya Umum . setidaknya gambaran kuat dorongan rakyat Malaysia pada arah perubahan , bangun dan berubah dari gagalnya konsep masyarakat hadhari , gagal menghidupi ruang lingkup hajat hidup orang banyak tentang kenaikan harga-haraga barang vital , demoralisasi anak-anak muda melayu muslim bahkan hingga mencuat ke pelbagai media tentang gejala pemurtadan atau kristenisasi yanh ditujukan bagi etnis muslim melayu , Kerusuhan dan sikap yang penuh diskriminatif kepada etnis India , sikap zalim pemerintah terhadap imam-imam Masjid dan surau-surau yang ditutup atau semasa pemerintahan Mahathir Mohammad yang melirik sekolah-sekolah agama untuk ditutup , sikap zaliam Pemerintah semasa Abdullah Badawi menggusur sebuah perkampungan yang berdiri sejak 1961 untuk diganti dengan pembangunan jalan bebas hambatan dan puncak kegerahan rakyat Malaysia adalah jatuhnya empat Negara bagian seperti Kelantan, Penang, Kedah dan Perak jatuh ke tangan partai oposisi yang membentuk koalisi Barisan Alternatif menandingi Barisan Nasional

Kemduain berlanjut pada aroma semangat ekonomi Indonesia yang bergerak secara progressif , mencoba mengeliminir sistem ribawi kapitalisme walau ada banyak obstacles seperti berbagai masalah internal yang terus mendapatkan kritik , mengkritik cara Bank Syariah menerapkan kaidah-kaidah Fiqh Muamalah seperti yang pernah ditulis oleh seorang Ketua Bidang Perbankan masyarakata Ekonomi Syariah , bahawasanya Perbankan Syariah cenderung lebih mengejar target pangsa pasar yang ditetapkan Bank Indonesia sebesar 5 % hingga efeknya banyak BANK Syariah yang terkonsentrasikan pada titik murabahah atau pembiayaan yang bersifat konsumftif

Fiuh ga abis-abis hingga tangan dan jemari ini berkali-kali meregangkan tangan sejenak di atas meja sementara malam kian larut dan waktu telah merangkak pukul 9.20 PM di sebuah perpustakaan Kampus yang mulai sepi , hanya tinggal tiga orang mahasisa mahasiawa masih asyik membaca buku dan Koran Republika srta Kontan , harapan datangnya angin perubahan selalu dirindukan olej jiwa-jiwa yang merindukan nilai-nilai kebenaran dan asas Ilahi mendominasi lubuk fitrah atau naluri tiap insane sejati , perubahan tak berhenti pada satu point atau satganan sama sekali , yang mengantarkan idealisme kehidupan yang lebih baik dari hari kemarin

Barangsiapa yang hari ini lebih baik dari hari kemarin maka ia beruntung , barangsiapa yang hari ini sama dengan kemarin maka merugilah ia