Kerinduan memancar kuat di ruang-ruang relung jiwa ini , Kerinduan memeluk erat dan mata hati yang bersarang pada jiwa yang haus akan petunjuk , kerinduan pada berjumpa dengan sang kekasih Rabbul Izzati yang merasuk sukma dalam tiap jengkal shalawat dan al matsurat atau saat namanya disebut , bergemuruhlah dada ini dengan sontak lisan mebrikan salam istimewa teruntuk sosok yang sangat dielu-elukan dan jua dirindukan ini , Kerinduan pertemuan orang-orang atau jiwa-jiwa merindui akan kerinduan dipertemukan dalam Telaga Al Kautsar , mengecup nikmat terindah dan agung , sebuah nikmat yang belum pernah didapatkan selama di dunia , berlimpah-limpah nikmat digenapi saat itu juga bersamaan dengan lenyapnya berbagai penderitaan dan kesusahan .Kerinduan yang gemuruhnya kian memotivasi jiwa-jiwa haus petunjuk untuk terus melakukan ketaatan serta amal shalih . kerinduan yang bisikannya kian membuka kedua belah telapak tangan sebelum fajar dan pertengahan hari mengeja rangkaian panjang munajat , mengetuk pintu langit , kerinduan inilah yang dirindukan hamba-hambaNya yang beriman walau ia tetaplah berjalan manusiawi namun jua merindukan dapat segera pulang berjumpa kedua orang tuanya nun jauh di pelosok sana.

Seperti yang kini kurasakan adanya detak-detak kerinduan mendebur berkali lipat lebih kuat ,membuka kenangan terindah saat dapat menemani hari-hari mamah tercinta di rumah , saat kerinduan mengantarkan semerbak udara pekerangan yang khas selepas hujan menyapa tanah dan dedaunan , kerinduan mendengar cericit pagi burung parkit di pagi hari seakan sudah sangat paham tentang menu sarapan paginya atau tentang perkampungan Betawi dengan sejumlah kisah unik dan manisnya , kisah nasi uduk hangat ditemani secangkir teh manis yang masih anget2 kuku dan selembar tempe goreng panas , namun kerinduan juga menyisakan sebongkah elegi dibalik kisah duka orang betawi menyaksikan berhektar-hektar kampung halamanya tergilas pembangunan Ibukota yang kian angkuh kisah duka orang betawi menyaksikan kampung halamannya menjadi korban sejumlah kepentingan segelintir golongan , kisah Masjid-masjid Kampung Betawi mulai dari Rawa belong hingga Mangga Besar dari mulia condet hingga bekasi semasa jaman baheula hingga kini menggedor gedung-gedung pencakar langit dengan ratibannya

atau sisi lain yang telah mewarnai hiruk-pikuk kota Jakarta bersama nunsa dan semangat keislaman , kini adakah yang mampu dibuat oleh para pejabat korup dan zalim setelah terpilihnya mereka dalam pilkada , seluruh bola mata orang-orang yang peduli melongok ke sana ! dimanakah seribu janji menghiasi sekaligus memadati jalanan ibukota dengan setumpuk sampah dan nafas polusi udara , bertebaran dana yang tidak tidak jelas

Aaaakh ! namun kerinduan pulak yang telah mengetuk gerbang utrani sejumlah orang beriman bergerak lebih cepat menghirup asap perjaungan dan mendobrak sederet perilaku serta kebiasaan buruk yang terlanjur membuaday , kerinduang berpangkal dari Iman yang hadir dari sekumpulan orang beriman , iman menambah subur kerana kebersamaan yang terjaga .

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada

Sapardi Djoko Damono, Aku Ingin