Terminal Sederhana

Inilah terminal sederhana

separuh senja membakar dan beruntai

burung-burung bertengger di atas

gedung Ibnu Khaldun

Ini Terminal sederhana

dengan ucapan sama

di tahun lalu berselubung duka

dan atas alasan apa

mulut kita basah bermoga-moga

Ini terminal sederhana

saat hidup tak mengenal siaran tunda

atau tergilas omong kosong propaganda

pada demokrasi di tangan orang buta

dan cinta tercampak mesra tergilas seribu malapetaka

dan semilyar tamparan bencana demi bencana

Ini Terminal sederhana

saat semestinya tak ada sandiwara belaka

untuk pergantian tahun gemerlpa kembang api meniduri cantiknya langit malam

Di Langit Muharram

ada cerita

tentang seonggok negara tua namun gemar memelihara dosa

lalu berpesta pora bersama malapetaka

terlalu biasa masuk dunia dalamj berita

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s