Archive for November 2009
Harga Mati Pembebasan dan Kemerdekaan Palestina
Kenapa Fahri dalam Ayat-Ayat Cinta Movie Mengidolakan Badiuzzaman Said Nursi ????
July 13th, 2008
Itu karena Bediuzzaman Said Nursi…..
1877-1960 Masehi
Bediuzzaman (Keajaiban Zaman) Said Nursi
adalah seorang ulama sekaligus pejuang/pahlawan yang berasal dari
Turki. Hidup pada zaman perang dunia pertama dan kedua, beliau gigih
mempertahankan Turki dari gempuran penjajah, baik Rusia maupun Inggris
yang saat itu ingin merongrong Kekhalifahan Turki Ustmaniyah. Selain
perjuangan di medan perang, perjuangan beliau yang tidak kalah penting
adalah perjuangan dakwahnya dalam mempertahankan keimanan dan keislaman
masyarakat Turki (pada khususnya) dan seluruh umat Islam (pada umumnya)
dari serangan materialisme, filsafat-filsafat sesat, komunisme dan
sekularisme. Beliau secara totalitas mendermakan seluruh hidupnya untuk
kemaslahatan serta menjaga keimanan umat. Meski beberapa kali
ditangkap, dipenjara, dan hidup dalam pengasingan maupun kamp
penyiksaan, beliau tetap konsisten untuk berdakwah, meski dengan sarana
dan prasarana yang amat terbatas. Sobekan-sobekan kertas yang beliau
dapatkan selama dalam penahanan penjara, dengan alat tulis sekedarnya,
namun dengan pikiran cemerlang dan hati yang ikhlas akhirnya mampu
menjadi harcopy bagi ide cemerlangnya yang nanti dikenal dengan nama
kitab ”Risallah an Nur”. Buku setebal sekitar 6000 halaman ini adalah
sebuah karya yang begitu berharga bagi umat Islam, yang dengannya
banyak umat Muslim mendapat hidayah atas kebenaran Islam dan juga
menjadi memperkokoh iman mereka. Risallah an Nur memancarkan cahaya Al
Quran dan Hadist.
Yang
begitu saya suka dari Said Nursi adalah metode beliau dalam menjelaskan
konsep-konsep keimanan dan keislaman memakai pendekatan analogi dan
logika, sehingga orang-orang mampu memahami konsep-konsep keimanan dan
keislaman dengan pemahan yang kuat. Beliau juga memakai dalil-dalil
ilmu pengetahuan untuk mendukung pemahaman kita terhadap ajaran Islam
tersebut, karena menurut beliau, agama maupun ilmu pengetahuan,
kedua-duanya, adalah sama-sama berasal dari sumber kebijakan yang sama:
Al Haq, ALLAH swt., sehingga pastinya akan saling mendukung dan
sebaliknya, mustahil untuk saling bertentangan atau meruntuhkan.
Kesukaan saya dengan Said Nursi yang lain adalah terhadap keikhlasan
beliau dalam mendermakan seluruh hidup dan apa pun yang beliau miliki
untuk dakwah Islam dan penjagaan keimanan umat Islam. Beliau berjuang
sekuat tenaga dan pikiran untuk menjaga keimanan umat sehingga aman
dari serangan atheisme, filsafat kotor, komunisme, dan sekularisme,
yang merongrong.
Harapan
saya, sebenarnya, adalah bahwa kita tidak cukup hanya sebatas mengenal
perjuangna beliau atau menghormatinya, tapi akan lebih baik lagi jika
kita bisa meniru amalnya dalam dakwah Islam, dan tentunya melanjutkan
perjuangan beliau. Insya ALLAH.
Sebagai
penutup, berikut saya tuliskan kata-kata beliau yang melukiskan betapa
Said Nursi begitu perhatian kepada kemaslahatan umat Islam:
Said Nursi: ”Saya
bisa menanggung penderitaan saya sendiri, tetapi penderitaan akibat
bencana yang menyeret agama dan umat Islam telah meghimpi saya. Setiap
pukulan ke dunia Islam terasa terlebih dahulu menghujam ke hati saya. Itulah mengapa saya terguncang.”
Said Nursi:”
Seumur hidup saya lebih dari 80 tahun ini, saya belum pernah mengenyam
kesenangan duniawi. Hidup saya berlalu di medan perang, penjara , atau
tempat-tempat penderitaan lainnya. …Tidak ada siksaan yang belum pernah
saya tanggung, dan tidak ada penindasan yang belum pernah saya rasakan.
Saya tidak lagi peduli dengan Surga dan tidak takut pada Neraka. Asalkan
keimanan negara saya (umat Islam, penulis) aman, dibakar di neraka pun
saya tidak peduli. Sebab, meskipun tubuh saya terbakar, hati saya
seakan-akan berada di taman mawar
from blognya ardiansyah selo yudha
Rekonstruksi Filsafat Akuntansi Islam, Sebuah Revolusi Paradigma
Model manusia muslim bermuara pada referensi apa yang menjadi kepatuhan logikanya.Dengan nalar logika ia mampu mengisi ruangan kosong yang merindukan keadilan. Dengan menentukan mana yang haq dan mana yang bathil. Kalau tidak demikian, berarti there’s something right had loss from muslim mind. Walaupun dengan seribu kali lipat argumentasi yang pada dasarnya sudah sangat akut dan rapuh. Pembuktian logika juga mengikuti konsensus atas standar yang disepakati sehingga jika dalam pelaporan ada yang disclaimer atau tidak wajar dapat denganm mudah dideteksi dan dikoreksi. Tapi sayangnya terlalu banyak mereka yang silau dengan manipulasi angka di atas kertas untuk menggambarkan kepentingan pemilik modal adalah hal pertama yang harus diselamatkan dan disejahterakan. Krisis perbankan bulan-bulan ini juga berkutat pada pelitnya bank menurunkan suku bunga agar deposan yang memiliki dana investasi di atas 50 % tetap memberikan loyalitas bagi bank. Walaupun baru hari ini seperti yang dilansir dan menjadi headline utamanya oleh harian Kontan, sekitar 14 bank sepakat untuk menurunkan suku bunga. Dan itu pun hanya 1% dari keseluruhan total suku bunga yang telah ditetapkan oleh bank bagi investasi deposan. Dan sayangnya juga terlalu banyak dengan strategi manipulasi angka di atas kertas yang menyebabkan orang di luar menilai kalau Akuntansi tidak lebih dari :jurnal buku besar, penyesuaian, ayat pembalik, posting,neraca, arus kas masuk dan arus kas keluar. Sekali lagi, hanya sebatas itu.
Masa Depan Standar Akuntansi (Menjelang Harmonisasi dan Adopsi IFRS )
Pasca Krisis Ekonomi Global yang diramalkan akan kembali menemui recovery pada akhir 2009 ini dimulai dengan banyak hal yang sangat fundamental. Tak terkecuali perubahan -perubahan mendasar pada sisis Akuntansi yang menekankan globalitas transparansi dan kepercayaan pada sektor Investasi yang lebih tinggi. Sebelumnya dari G-20 Summit juga telah dibahas perubahaan apa saja yang akan berlangsung pada sektor Akuntansi. dan yang terakhir Indonesia akan mengadopsi International Financial Report Standard pada tahun 2012 menggantikan adopsi dari Financial Accounting Standard Board dari Amerika Serikat. Adopsi itu akan banyak berlangsung pada bab-bab dalam PSAK yang menyangkut perusahaan Korporasi Multinasional. Umumnya, perubahan tersebut telah ada sedikit estimasi bayangan tentang hasil atau implikasid ari adopsi terhadap Penyataan Standard Akuntansi Keuangan. seperti artikel dari junal akuntansi di bawah ini yang berisii penelitian dan kesimpulan atas beberapa negara yang telah mengadopsi IFRS lebih awal. uniknya, salah satu negara emerging markets seperti China mempunyai Touch sendiri dalam menyikapi perubahan pernyataan standard akuntasi keuangan di negaranya terlepas dari dominasi akuntansi kapitalis dunia yang mengglobal. Lalu bagaimana dengan Indonesia ?? yang telah juga mervisi bahkan baru-baru ini mengeluarkan PSAK terkait Akuntansi Shariah dengan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik atau ETAP untuk UMKM ?? View of Touch manakah yang akan disentuh ?? dan sepertinya lebih baik bagi Indonesia untuk juga menimbang maslahah dan mudharatnya daris segi masyarakat dan lingkungan sosial sebelum mengadopsi mentah-mentah IFRS Baca entri selengkapnya »









