<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Segores Catatan Dari Konferensi Mahasiswa Muslim Indonesia</title>
	<atom:link href="http://telagaalkautsar.wordpress.com/2009/06/20/segores-catatan-dari-konferensi-mahasiswa-muslim-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://telagaalkautsar.wordpress.com/2009/06/20/segores-catatan-dari-konferensi-mahasiswa-muslim-indonesia/</link>
	<description>Menjadi Telaga Bagi Ekonomi,Keuangan dan Perbankan Islam</description>
	<lastBuildDate>Sat, 12 Dec 2009 02:51:17 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: Willy Mardian</title>
		<link>http://telagaalkautsar.wordpress.com/2009/06/20/segores-catatan-dari-konferensi-mahasiswa-muslim-indonesia/#comment-19</link>
		<dc:creator>Willy Mardian</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Jun 2009 07:02:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://telagaalkautsar.wordpress.com/2009/06/20/segores-catatan-dari-konferensi-mahasiswa-muslim-indonesia/#comment-19</guid>
		<description>silakan kalau kahi erpendapat seperti itu 

tetapi rujukan kita dalam melegalkan produk2 keuangan Syariah ada pada DSN MUI. Kalau akhi ragu, silakan tanyakan pada ahlinya. Lagi pula sekarang sistem yang dianut dalam sistem demokrasi yang kahi katakan sebagai sistem Kufur adalah sistem Dual Banking and Moneter. Antum sering ikut kuliha-kuliahnya Prof Ascarya Phd ?? . Beliau seoarang Pejuang Ekonomi Islam yang juga bahkan memiliki militansi dan idealisme mungkin lebih dari antum tetapi beliau paham bagaimana menyikapinya dengan bijaksana. Ummat sudah mencari alternatif agar bisa keluar dari sistem Riba dan kini sudah banyak yang bisa digunakan sebagai sumber pendapatan yang halal. Kalau antum meragukan, biarkan antum berjalan sesuai dengan kemauan antum dan cara antum ...Nanti InshaAllah kita ketemu. Masih sangat panjang perjalanan Ekonomi Syariah, tetapi itu semua berjalan dengan Proses, dan ada pada saatnya nanti kita menemukan Full Pledged Banking Sistem, yang secara total sesuai dengan Shariah Compliances. tetapi Membangun yang besar atau memulai perjalanan yang panjang tentu dimulai dari langkah yang pertama dan kontribusinya sudah bisa kita mulai dari sekarang :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>silakan kalau kahi erpendapat seperti itu </p>
<p>tetapi rujukan kita dalam melegalkan produk2 keuangan Syariah ada pada DSN MUI. Kalau akhi ragu, silakan tanyakan pada ahlinya. Lagi pula sekarang sistem yang dianut dalam sistem demokrasi yang kahi katakan sebagai sistem Kufur adalah sistem Dual Banking and Moneter. Antum sering ikut kuliha-kuliahnya Prof Ascarya Phd ?? . Beliau seoarang Pejuang Ekonomi Islam yang juga bahkan memiliki militansi dan idealisme mungkin lebih dari antum tetapi beliau paham bagaimana menyikapinya dengan bijaksana. Ummat sudah mencari alternatif agar bisa keluar dari sistem Riba dan kini sudah banyak yang bisa digunakan sebagai sumber pendapatan yang halal. Kalau antum meragukan, biarkan antum berjalan sesuai dengan kemauan antum dan cara antum &#8230;Nanti InshaAllah kita ketemu. Masih sangat panjang perjalanan Ekonomi Syariah, tetapi itu semua berjalan dengan Proses, dan ada pada saatnya nanti kita menemukan Full Pledged Banking Sistem, yang secara total sesuai dengan Shariah Compliances. tetapi Membangun yang besar atau memulai perjalanan yang panjang tentu dimulai dari langkah yang pertama dan kontribusinya sudah bisa kita mulai dari sekarang <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Alkifah</title>
		<link>http://telagaalkautsar.wordpress.com/2009/06/20/segores-catatan-dari-konferensi-mahasiswa-muslim-indonesia/#comment-18</link>
		<dc:creator>Alkifah</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Jun 2009 14:37:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://telagaalkautsar.wordpress.com/2009/06/20/segores-catatan-dari-konferensi-mahasiswa-muslim-indonesia/#comment-18</guid>
		<description>Tentu Akhi... kita memang harus terus berlomba dalam amal sholeh... Dan catatan amal itu akan diperlihatkan Allah kepada kita kelak di akhirat... :D

Cuman komentar saya sebelumnya sebenarnya ingin menunjukkan bahwa syariat tidak akan tegak sempurna di dalam sistem demokrasi. Kemudian usaha memasukkan ekonomi Islam yang separuh-separuh itu di dalam sistem demokrasi, sungguh belum dapat &#039;melunasi&#039; kewajiban kita dalam menerapkan hukum-hukum Allah Swt. yang utuh disamping tidak efektif .</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tentu Akhi&#8230; kita memang harus terus berlomba dalam amal sholeh&#8230; Dan catatan amal itu akan diperlihatkan Allah kepada kita kelak di akhirat&#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Cuman komentar saya sebelumnya sebenarnya ingin menunjukkan bahwa syariat tidak akan tegak sempurna di dalam sistem demokrasi. Kemudian usaha memasukkan ekonomi Islam yang separuh-separuh itu di dalam sistem demokrasi, sungguh belum dapat &#8216;melunasi&#8217; kewajiban kita dalam menerapkan hukum-hukum Allah Swt. yang utuh disamping tidak efektif .</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Willy Mardian</title>
		<link>http://telagaalkautsar.wordpress.com/2009/06/20/segores-catatan-dari-konferensi-mahasiswa-muslim-indonesia/#comment-17</link>
		<dc:creator>Willy Mardian</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Jun 2009 03:18:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://telagaalkautsar.wordpress.com/2009/06/20/segores-catatan-dari-konferensi-mahasiswa-muslim-indonesia/#comment-17</guid>
		<description>hehehe 

tafadhal akhi .....&quot;Kami Bekerja Sama dalam hal yang kami sepakati dan kami bertoleransi pada hal yang kita masih perselisihkan&quot; (Muhammad Rasyid Ridha ) 
yang jelas berbuat sesuatu walau kecil akan berat timbangannnya di sisi Allah Azza Wa Jalla :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hehehe </p>
<p>tafadhal akhi &#8230;..&#8221;Kami Bekerja Sama dalam hal yang kami sepakati dan kami bertoleransi pada hal yang kita masih perselisihkan&#8221; (Muhammad Rasyid Ridha )<br />
yang jelas berbuat sesuatu walau kecil akan berat timbangannnya di sisi Allah Azza Wa Jalla <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Alkifah</title>
		<link>http://telagaalkautsar.wordpress.com/2009/06/20/segores-catatan-dari-konferensi-mahasiswa-muslim-indonesia/#comment-16</link>
		<dc:creator>Alkifah</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Jun 2009 03:14:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://telagaalkautsar.wordpress.com/2009/06/20/segores-catatan-dari-konferensi-mahasiswa-muslim-indonesia/#comment-16</guid>
		<description>Menerapkan ekonomi Islam dalam sistem demokrasi yang kufur pasti tidak akan mengantarkan umat menuju kesejahteraan sejati. Kehebatan syariat Islam akan tampak apabila mabda&#039; Islam diterapkan secara utuh dalam sebuah Daulah Khilafah. Dan yang jelas sekarang ini, praktek demokrasi yang diterapkan di Indonesia tiada lain adalah bagai rantai yang memasung.... sehingga tidak akan mungkin syariat Islam digabungkan dengan sistem kufur demokrasi itu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Menerapkan ekonomi Islam dalam sistem demokrasi yang kufur pasti tidak akan mengantarkan umat menuju kesejahteraan sejati. Kehebatan syariat Islam akan tampak apabila mabda&#8217; Islam diterapkan secara utuh dalam sebuah Daulah Khilafah. Dan yang jelas sekarang ini, praktek demokrasi yang diterapkan di Indonesia tiada lain adalah bagai rantai yang memasung&#8230;. sehingga tidak akan mungkin syariat Islam digabungkan dengan sistem kufur demokrasi itu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
