Posted on Juli 8, 2009 by Willy Mardian
“Assalamu’alaikum, wahai Raja!”
-Sa’d ibn Waqqash, ketika membai’at Mu’awiyah ibn Abi Sufyan-
Al Imam Ibnul Atsir dalam Al Kamil fit Tarikh 3/405 merekam adegan pembai’atan Mu’awiyah oleh Sa’ad ibn Abi Waqqash ini. Awalnya Mu’awiyah marah. “Apa salahnya Anda memanggilku Amirul Mukminin?”, katanya. “Demi Allah”, kata Sa’d, “Aku tidak suka memperoleh apa yang kau dapat dengan cara yang kau gunakan!”
Ya, wajar bagi Sa’d mengatakan demikian. Beberapa hari sebelumnya, sang keponakan, Hasyim ibn ‘Utbah ibn Abi Waqqash menghadapnya disertai perwakilan berbagai kabilah. “Demi Allah wahai Paman”, kata Hasyim, “Ada seratus ribu pedang terhunus yang berpendapat bahwa engkaulah yang paling berhak memegang kepemimpinan kaum muslimin!” Sang keponakan mungkin benar. Dari kesepuluh sahabat Rasulullah yang beliau jamin ke surga, tinggal Sa’d ibn Abi Waqqash yang kini masih hidup.
Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Fikrah, Peristiwa Ekonomi dan Politik, Siyasatuna | Tagged: Fiqh Siyasi | Leave a Comment »
Posted on Juni 26, 2009 by Willy Mardian

Islamic Banking
Judul ini saya angkat dari sebuah event seminar yang diselenggarakan oleh KSEI Progres STEI Tazkia. Dan banyak catatan kenyataanya di seputar perjalanan pengembangan Ekonomi Islam di Indonesia yang telah berjalan 20 tahun lamanya. Maka ia semacam muhasabah yang kita tempelkan atas perjuangan kita selama ini membumikan Ekonomi Islam di bumi persada yang memiliki jejak khasnya jauh sebelum hari ini menjadi euphoria.
Euforia selepas Krisis Keuangan Dunia yang meledak hingga membail out semua perusahaan Swasta yang di kemudian hari public lebih akrab mengenalnya sebagai pemanjaan terhadap para eksekutif perusahaan swasta Amerika Serikat. Dan saat yang sama kita menemui Ekonomi Syariah begitu banyak mendapatkan tempatan dan simpati dari para intelektual ekonomi dunia hingga para investor yang lebih memilih safety dan aman dengan berinvest di deposito berbasis skim mudharabah hingga gold dinnar. Tapi kalau mau dilihat dari kacamata kritis, Ada ketimpangan yang sangat jelas. Antara permintaan Industri Perbankan Syariah yang walau baru mencapai 2,3 % pangsa pasarnya namun telah berlari demikian kencang yang ditandai dengan pertambahan baru unit usaha syariah dan bank umum syariah yang mlai diancang-ancang akan dibuka akhir desember 2009 ini. Seperti BCA yang akan segera ancang-ancang membuka unit usaha syariah akhir desember ini belum ditambah di ranah politik, Ekonomi Syariah tak dilewatkan sebagai bagian dari agenda visi dan misi nya membangun dan membenahi pembangunan perekonomian Indonesiaseperti hal nya yang dtunjukkan oleh capres dan cawapres JK-Win yang menjanjikan market share Bank Syariah meningkat sebesar 25 %
Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Al Iqthishodi Al Islamiyah, Fikrah, Tafakur | Leave a Comment »
Posted on Juni 25, 2009 by Willy Mardian

Air Post Edisi Idul Fitri
Ya.kira-kira demikianlah saya hendak memberi judul pada tulisan saya yang kesekian kalinya ini menulis mengenai Ekonomi Islam. Bukan karena tanpa alas an justru saya begitu terpikat untuk menuangkan gagasan segar kepada para pembaca sekalian dan berbagi banyak mengenai petualangan saya di dunia media massa kampus. Siapapun akhirnya takkkan pernah bisa menyangkal bahwa jangan pernah meremehkan keberadaan hal-hal yang secara kasat mata dalam pandangan mereka yang terlalu sibuk dengan gagasan besar dan isu-isu di belahan dunia namun akhirnya terjebak pada budaya bangga diri dan terlalu biasa merendahkan tiap amal yang dihasilkan dari “tangan-tangan gaib” yang menatah peradaban dan ummat dari atas meja dan berlembar-lembar catatan “perjuangan”.
Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Uncategorized | Leave a Comment »
Posted on Juni 21, 2009 by Willy Mardian
Afzhalurrahman dalam Economics Doctrines of Islam mendekripsikan bahwa Zakat memiliki makna “tumbuh”, “ suci”,”berkembang” yang semuanya mengarah pada penyucian jiwa itu sendiri sebagai sebuah bentuk “obligatory to God “ bukan sekedar amal sumbangsih atau charity dan bukan pula pajak yang dibebankan dan memberatkan atau Tax namun, masih menurut Afzhalurrahman , ZAKAT demikianlah tetap disebut sebagai zakat pada term apapun .”Obligatory to God sendiri juga memiliki makna sebuah ibadah, namun disisi lain Zakat memberikan tambahan atau asupa spiritual yang mampu menyehatkan jiwa dan menyucikan harta dengan membayarkannya melalui Baitul Mal untuk kemudian disalurkan kepada kalangan-kalangan yang berhak menerimanya .Inilah salah satu point yang mencerahkan dan dapat dirasakan manfaat yang berkali-kali lipat justru di saat harta kit secara hitungan kalkulatis telah dikurangi nishab zakat sebesar 2,5 %
Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Al Iqthishodi Al Islamiyah, Fikrah | Leave a Comment »
Posted on Juni 21, 2009 by Willy Mardian

STEI Tazkia
Rekontruksi adalah serangkaian Proses. Ia memerlukan usaha multi sikap dari para intelektual yang memiliki latar belakang pendidikan dan sisplin yang berbeda . Seluruh konsentrasinya dan fokusnya adalah dalam rangka segala usaha lintas disiplin ilmu untuk merekonstruksi peradaban kaum muslimin kembali (Ziauddin Sardar, Islamic Future: The Shape of Ideas to Come)
Membaca buku yang ditulis oleh akh Arya Sandiyudha “Renovasi Da’wah kampus” semakin menguatkan tema wacana ini menuju alam yang nyata. Kalau selama ini telah dipandang umm dan wajar geliat dan restrukturisasi bangunan da’wah kampus yang notabene menda[patkan tempatnya di kampus-kampus “Konvensional” maka wajar jugakah keberadaan pergerakan dakwah kampus di Sekolah Tinggi Ekonomi Islam ?
Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Al Iqthishodi Al Islamiyah, Dunia Mahasiswa & Matrikulasi, Fikrah | Tagged: Da'wah Kampus, Ekonomi Islam | Leave a Comment »
Posted on Juni 20, 2009 by Willy Mardian
Hari kemarin seharusnya menjadi hari luapan dari selesainya ujian UAS bagi saya tetapi ada agenda yang belum selesai. Yach salah satunya menghadiri sebuah perhelatan akbar dengan undangan atau peserta dari pelbagai Lembaga Da’wah Kampus seIndonesia dan termasuk juga LDK Al Iqtishod STEI Tazkia turut serta menjadi tamu undangan dal;am Perhelatan akbar yang bernama Konferensi Mahasiswa Muslim Indonesia yang pertama kalinya diselenggarakan di Auditorium Fakultas Hukum Universitas Indonesia dengan FSLDKN dan SALAM UI sebagai penyelenggaranya.
Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Catatan Harian, Dunia Mahasiswa & Matrikulasi, Fikrah | Tagged: Da'wah Kampus, Konferensi | 4 Komentar »
Posted on Mei 26, 2009 by Willy Mardian
sewaktu berbincang-bincang, temannya berkata kepadanya:
“Saudaraku, izinkanlah saya mengatakan kepadamu: Saya tidak mengerti kamu lagi. Kamu ingin berdiri menghadang banjir. Kamu menjerumuskan diri ke dalam kebinasaan tanpa ada gunanya. Kamu bertindak seakan-akan kamu ingin melepaskan diri dari kehidupan.
Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Fikrah | Leave a Comment »
Posted on Mei 26, 2009 by Willy Mardian
Bismillah ……minggu-minggu ini adalah pekan yang sarat dengan kesibukan namun ada sejumlah fenomena yang teramat menggelitik dan tengah menjadi obrolan tak kunjung selesai di pelbagai milist. Yups Terpilihnya seorang Gubernur BI yang konon katanya dapat jadi obat ampuh mengobati krisis Ekonomi Global oleh “Sang Kaisar ” SBY mencuatkan banyak kegelisahan masyarakat awam tetapi gokilnya kegelisahan paling parah dialami oleh sejumlah partai yang telah memutuskan dengan partai “Sang Kaisar ” especially PKS. Tetapi benarkan sedalam itu cederanya atau ada manuver politik lain yang ingin ditunjukkan oleh PKS kepada sejumlah politisi yang tunduk dan pasrah saat memilih koalisi dengan SBY ??
Di sisi lain Sang Gubernur BI ini disebut-sebut sebagai punggawa madzhab Ekonomi Neo Liberal yang kadung menjadi kembaran setujuh turunan dari pemikiran Ekonomi Kapitalisme. Kontan, mulai beredar kecurigaan dan kehawatiran yang mendalam bagi para penggiat dan pendukung dibumikannya sistem Ekonomi Islam di pelabagi milist yang saya jumpai. Mulai dari kekhawatiran yang luar biasa tak wajar dengan Ekonomi Neo Liberal hingga ada yang begitu tenang dalam menyikapi permasalahan. Soal Apa itu Ekonomi Neo Liberal, kapan-kapan saya akan jelaskan tetapi terlalu aneh begitu reaktif menyikapi pencalonan sang Boediono itu sekejap mata disikapi sebagai bangkitnya Madhzab Ekonomi Neo Liberal.
Dan InshaAllah tulisan yang ditulis oleh bang Akmal Syafirl di facebooknya ini sedikit memberikan kita cara berfikir yang lebih arif dan bijaksana. Ga Usah takut sekiranya nanti Boediono benar-benar meliberalisasikan Ekonomi Rakyat atau memperkcil keberpihakan pemerintah pada Ekonomi Syariah Toh sudah 20 tahun usaha Ekonomi Syariah memberikan kesuburan dan kemakmuran bagi banyak uasah sektor kecil menengah dan sudah menajdi alam realita kiprah sukses Perbankan Syariah sudah lebih dari 100 % dana FDR di alirkan ke sektor usaha riil. Yang Penting kata Om Syafril, Udeh Kepegang dah Tuh Sang Kaisar Jawa ………………… hehehehehehe………………………………
Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Al Iqthishodi Al Islamiyah, Peristiwa Ekonomi dan Politik, Siyasatuna | 2 Komentar »
Posted on April 13, 2009 by Willy Mardian
Saat ini pun mahasiswa yang peduli dan kritis bisa bertanya pada kalangan yang selama ini mengaku sebagai perwakilan wajah Indonesia yang lebih pluralis dan bahkan paling nasionalis.: Milik siapa Nasionalisme itu ?? Milik ummat atau rakyat ? . Dan kalau milik rakyat, mengapa perlu ada satu kubu yang melabeli dirinya sebagai rumah bagi kaum nasionalis ??. ya, selain bukan dari kubu itu maka ia bukan yang nasionalis dan oppositenya bisa sektarianisme dan bahkan “musuh bersama ideologis “. Inilah inferior yang bermula dari bersayapnya kata membuat sejumlah cendikiawan sepnjang peta politik Indonesia menjadi kian inferior dan rendah diri kalau perlu ikut cium tangan kawan koalisinya agar takj dicap sebagai musuh ideologis.
Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Fikrah, Peristiwa Ekonomi dan Politik, Tafakur | Leave a Comment »
Posted on Maret 27, 2009 by Willy Mardian
Menjelang Petang
Menatah Matahari
Ketika terbangun dengan geliatnya
Dari lelapan mimpi
Cerita seperti dimulai
Semua bergegas
Tanpa permisi
Tanpa basa basi
Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Musyawarah Kata | Leave a Comment »